Skip to main content

40 Days of Losing You

 


Tugasmu telah usai, Nek. Setelah 26 tahun menjadi bagian dari perjalanan hidupku. Bagian yang akan terus hidup dan istimewa di dalam hatiku.
Terima kasih.
Terima kasih untuk setiap cinta dan pengorbananmu. Terima kasih untuk segala pelajaran hidup yang telah kau ajarkan; sabar, ikhlas, mencintai tanpa mengharap balas. Terima kasih untuk setiap apapun yang telah kau berikan untukku.
Aku tidak pernah menyangka do’aku agar kau selalu diberi kesehatan dan umur panjang sekarang berganti dengan do’a agar kau tenang dan dihadiahkan surga. Aku tidak pernah mengira hal yang paling ku takutkan terjadi begitu cepat.
Andai saja kematian bisa ditawar, Nek, aku ingin terus hidup bersamamu. Aku ingin kau tetap ada membersamai langkahku. Karena setelah ketiadaanmu hidup menjadi hambar dan segalanya menjadi abu-abu. Sekarang aku jadi mengerti, betapa beruntungnya orang-orang yang masih bisa melepas rindu dengan bertemu orang yang mereka rindukan. Meski hanya dengan melihat tanpa menyentuh. Meski itu hanya lewat obrolan dari telepon. Karena saat kematian menjadi pemisah, apa yang bisa kau lakukan saat rindu?
Nek. Aku masih belajar untuk ikhlas menerima kepergianmu. Mencoba mengerti dan memahami segalanya. Entah sampai kapan. Tapi jika kau melihatku masih menangis, andai kau melihatku dari atas sana, jangan khawatirkan aku. Aku hanya rindu, Nek. Aku hanya rindu.

Comments

Popular posts from this blog

Bagaimana sih Caranya Agar Skripsi Cepat Kelar? (Bagian 1: Pengalaman)

Menurut saya ada tiga hal penting yg harus kita punya: Tekad, Sabar, Optimis. Tekad untuk bisa menyelesaikan skripsi tepat waktu, sabar melewati rintangan-rintangan selama proses mengerjakan, dan harus optimis tentunya. Jangan lupa berdo'a... Nah, saya ingin berbagi sedikit pengalaman saya dalam menyelesaikan skripsi saya beberapa bulan lalu. Jadi kebetulan saat semester 6 ada satu mata kuliah di mana kami ditugaskan oleh dosennya untuk menyelesaikan sebuah studi kasus. Kami dibagi menjadi beberapa kelompok dan masing-masing kelompok memilih gulungan kertas berisi judul studi kasus yang sebelumnya telah disiapkan oleh beliau. Tugas kelompok dan judul dari kelompok kami inilah cikal bakal Skripsi saya. Singkat cerita, tibalah hari presentasi kelompok kami. Saat presentasi Alhamdulillah hasilnya tidak mengecewakan. Nah, sebenarnya pada saat proses mengerjakan saya sudah tertarik dengan tugas tersebut dan saat dikomentari oleh dosen mata kuliah itu bahwa hasil tugas dan presenta...

Analisis Laporan Keuangan: Analisis Rasio Laporan Keuangan Gorontalo Tahun 2012

BAB I PENDAHULUAN A.     LATAR BELAKANG       Keberadaan berbagai jenis organisasi  seperti organisasi publik dan swasta di Indonesia semakin mengalami kompleksitas yang terus meningkat. Masing-masing dari organisasi tersebut memiliki tujuan dan karakteristiknya. Organisasi sektor publik memiliki tujuan memberikan pelayanan publik, seperti kesehatan, pendidikan, kemananan, dan lain sebagainya. Berbeda dengan organisasi swasta yang tujuan utamanya adalah memaksimumkan laba.       Meskipun kedua organisasi tersebut berbeda, namun dalam pencapaiannya tetap harus mempertanggungjawabkan segala aktivitas yang dilakukan. Salah satu bentuk pertanggungjawaban tersebut adalah melalui pelaporan keuangan.       Pada dasarnya laporan keuangan adalah laporan yang berisi informasi keuangan suatu perusahaan. Laporan keuangan perusahaan merupakan salah satu sumber informasi penting di samping info...

PERTEMUAN KELIMA

Aku bertemu dia hari ini. Bukan, bukan 'seseorang yang lain' tapi 'seseorang itu'. Orang pertama yang membuat aku jatuh cinta, orang pertama yang membuat aku membenci cinta. Aku tidak pernah menyangka bertemu dia di sini, di tempat yang mustahil-menurutku- untuk kami bisa bertemu. Rumahku. Aku sempat kaget melihatnya di depan pintu dan wajahnya juga menunjukkan hal yang sama. Kami terdiam cukup lama, membiarkan keheningan membius kami. Aku bisa mendengar degupan jantungku. Aku gugup. "Hai..." Ia tersenyum "Nenek menitipkan ini padaku untuk dikasih ke Mama kamu" Ia menyodorkan sebuah bingkisan hitam padaku. Aku segera menerimanya. "Haa.....haaai..." Cuma 'hai', aku tidak tahu apa yang harus ku katakan. "Mmmmm....eee...duduk dulu" Aku mempersilahkannya duduk? Di teras rumah ada dua kursi besar berawarna putih yang menghadap ke jalan. Sebuah meja berbentuk bulat juga berawarna putih ada di antara kedua ku...