Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Puisi

Tentang Apa yang Kau Sebut Janji!

Jam berbunyi Tik-tok tik-tok tik-tok Aku benci! Ingin ku banting, ingin kuinjak-injak biar rusak! Tapi aku adalah patung! Yang abai! Peduli apa pada dinding-dinding kusam di sana? Jendela-jendela tanpa kaca Juga lubang-lubang besar penuh sarang laba-laba Aku biasa Kenapa? Kalender menggoda Aaah hmmmm aah Mataku jadi miliknya Aku payah! Apa ku koyak-koyak saja? Ku telan setelahnya! Meski tak lapar mungkin aku kenyang? Tapi aku adalah aku! Yang diam mengunyah harap Peduli apa aku selain kata-katamu? #cttnAA

Pantai

Langit memerah di Barat Ada di antara riak ombak dan semilir angin, sebuah jiwa merindu Menggumamkan namamu Pelan... Lalu sepi. Dan ia berteriak kencang dalam hatinya Memanggilmu. Sekali lagi... Tapi waktu acuh! Tapi semesta mengutuk... Tinggallah rindunya melagu di keheningan; Tentangmu... Lalu sunyi. Tenggelam bersama senja... Tetapi tak mati! Esoknya, ia mekar Di Timur, langit tersenyum Lalu ia sadar; Mimpinya masih ada kau Dan rindunya menangis kali ini Fajar membawa kenangan itu; Kembali... Ada pantai Kau di sana Di keramaian Aku menatapmu dengan haru... Ada pantai Kau di sana Menggenggam tangannya Aku menatapmu dengan pilu Ada pantai Aku sendiri... Menatap lautan. Dan pulang... Bersama rinduku. Bersama lukaku Pantai tahu, aku masih melukis wajahmu tiap kali terlelap... #cttnAA

Selamat Malam

"Selamat malam... Ini kesekian kalinya aku menyapa temaram cahaya bulan. Hening... Dan rindu mulai menabuh hatiku bertalu-talu... "Selamat malam..." Kamu... Ini kesekian kalinya gelap mendengar namamu kusebut Dan hati tak henti-hentinya meratapi kau, dan cerita ini... "Selamat malam..." Bisu... Ini kesekian kalinya aku harus mengunci perasaanku dalam diam. Dan kau, bukankah tidak pernah menyadari apapun? Kau bisu dan Aku, bisu... "Selamat malam..." Ini adalah kesekian kalinya hatiku dibunuh oleh kecewa Sementara aku masih terus memupuk harapan Tak peduli, meski ia layu sebelum berbunga. Meski setelah berbunga, ia mengering... "Selamat malam..." Kamu... Yang mencintai seseorang yang bukan aku Yang merindui seseorang dan bukan aku Tahukah? Kenapa sepi tidak pernah mengusik ramai? "Selamat malam. Selamat malam #cttnAA