Skip to main content

BI Corner (Universitas Muhammadiyah Maluku Utara)



Jujur saja, waktu pertama kali lihat papan BI Corner di depan gedung kampus, saya senang bangat! Padahal waktu itu saya gak tahu, apa itu BI Corner khakhakakak. Dalam bayangan saya, saya kira BI Corner itu semacam tempat yg disediakan oleh Bank Indonesia untuk melatih para mahasiswa akuntansi dibidang keuangan, terutama perbankan. Ternyata saya salah. Meskipun tidak sepenuhnya salah khakhakak

BI Corner atau Bank Indonesia Corner merupakan kerja sama antara Bank Indonesia dengan Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia. Kerja sama ini memiliki tujuan salah satunya adalah memperkenalkan dunia perekonomian terutama peranan Bank Indonesia sebagai penjaga stabilitas perekonomian Indonesia yg belum banyak dipahami oleh masyarakat khususnya oleh mahasiswa sebagai generasi muda Indonesia.

BI Corner sederhananya adalah pojok baca yang diberikan oleh Bank Indonesia yg bertujuan untuk mengedukasi masyarakat. Hingga saat ini, sudah ada kurang lebih sekitar 652 BI Corner yg tersebar di seluruh Indonesia. Nah, salah satunya ada di Universitas Muhammadiyah Maluku Utara.

Ruangan sederhana yg bersih dan nyaman, bersebelahan dengan ruang perpustakaan ini sangat cocok untuk dijadikan tempat membaca. Belum lagi desain ruangannya yg rapi. Semoga kedepannya BI bisa lebih banyak menyumbangkan buku-buku yg kini (kalo bisa dibilang) masih sedikit supaya banyak generasi di Indonesia yg bisa dicerdaskan, teruma generasi di bagian Timur Indonesia. Mengingat bahwa ketersediaan buku-buku di sini (Indonesia Timur) masih minim.
Terima kasih Bank Indonesia, telah menyumbangkan jendela-jendela dunia bagi generasi muda!

Comments

Popular posts from this blog

Home is My Favorite Word

  Salah satu kata favoritku dalam bahasa inggris adalah ‘home’ yang berarti rumah. Memang kata rumah dalam bahasa inggris bukan hanya ‘home’, ada ‘house’ juga. Yang menjadi pembeda, saat kita bilang ‘house’ maka artinya hanya sebatas ‘bangunan fisik’ yang kita tempati. Tidak lebih. Sedangkan saat kita bilang ‘home’ kita tidak hanya bicara tentang bangunan fisik, kita bicara tentang perasaan. ‘Home’ berarti perwujudan apapun yang membuat kita nyaman dan menemukan cinta. Maka itu bisa tempat, bangunan, atau bahkan orang. Selama kita merasa nyaman. Selama kita merasa aman. Selama kita merasa dicintai. Selama kita bisa menjadi diri kita sendiri tanpa khawatir dinilai. Selama kita bahagia. Maka tidak penting dalam bentuk apapun, itu adalah ‘home’. Ketika seseorang bilang ke kita “you are my home” atau “you feel like home to me”, bagiku itu adalah bentuk penghargaan tertinggi.

Kenangan

  Aku biasanya berbaring di sampingmu. Semenjak kecil. Mendengarkanmu bercerita banyak hal. Apa saja, termasuk keinginan-keinginan sederhanamu. Terlalu sederhana. Seperti saat kau memintaku untuk membelikanmu sebuah sandal yang nyaman untuk kau pakai di rumah. Kadang giliranmulah yang mendengarkan aku bercerita. Lebih tepatnya berkeluh kesah. Saat banyak hal menyakitkan terjadi. Saat hati sesak, penuh dengan beban. Mengobrol denganmu selalu menjadi obat. Saat jauhpun kita tidak pernah absen mengobrol. Saling menelepon menjadi rutinitas kita. Meskipun hanya beberapa menit. Kau bilang; “Yang penting kmalongo nik Alan ni suara do” Sekarang, hening. Tempat tidur yang biasanya kau tempati, di mana aku biasanya berbaring di sisimu, sekarang kosong. Kau tidak lagi di situ. Tidak ada lagi senandung-senandung kecilmu. Pun obrolan-obrolan kita. Aku tidak bisa lagi mendengarkan suaramu. Semesta memutuskan telepon kita. Padahal masih banyak yang ingin kuceritakan padamu, masih banyak yang ingi...

Review Jurnal - Etika Bisnis dan Profesi

PERAN PENTING ETIKA BISNIS BAGI PERUSAHAAN-PERUSAHAAN INDONESIA DALAM BERSAING DI ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN ( https://www.jagakarsa.ac.id ) Jeffry H. Sinaulan (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Tama Jagakarsa) DIREVIEW OLEH Fachran Nurdiansyah Arifin A.     LATAR BELAKANG Dengan berkembangnya dunia ekonomi tentunya pelaku ekonomi harus memerhatikan faktor-faktor terkait dengan perkembangan tersebut. Dalam perusahaan dibutuhkan perencanaan jangka panjang dan strategi yang tepat untuk dapat bersaing dalam persaingan global yang sangat ketat saat ini. Selain itu, faktor lain yang perlu diperhatikan dalam perusahaan untuk dapat bersaing dalam perkembangan ekonomi saat ini adalah terkait dengan masalah “etika”. Etika sangatlah penting bagi perusahaan dalam menjalankan bisnisnya juga dalam mempengaruhi tingkat kepuasan konsumen dalam membeli atau mengkonsumsi produk yang dijual oleh perusahaan. Tentunya hal tersebut juga berpengaruh terhadap tingkat...