Skip to main content

Journey Di Mandiri - Penempatan Di Areal Tambang PT IWIP

 



Saat masih menjadi Teller di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. pernah di tempatkan di Site PT Weda Bay Nickel untuk melayani nasabah di sana. Adapun pelayanannya kami lakukan di Mandiri Mobil atau yang lebih familiar disebut Mamo.

Pelayanan kami saat itu meliputi pembukaan rekening, aktivasi mobile banking (Mandiri Online atau sekarang menjadi Livin by Mandiri), tarik tunai ataupun setor tunai, penawaran fasilitas kredit rumah, kendaraan ataupun konsumtif, serta pelayanan lain yang sesuai kebutuhan karyawan di Site ataupun masyarakat yang kebetulan dekat dengan Mamo.

Penempatan di sini sangat menantang, terutama karena melakukan pelayanan di Mobil dengan kondisi matahari yang letaknya seperti di atas kepala. Belum lagi kondisi jalan dari tempat tinggal kami ke kawasan Site yang belum di aspal; saat hujan becek dan saat matahari jalanan dipenuhi debu.

 

Dari tempat tinggal kami ke kawasan Site, di mana Mandiri Mobil ditempatkan, sebenarnya dekat. Namun karena kondisi jalannya, sepedamotor yang kami gunakan membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 menit untuk sampai. Kalau biasanya saat pelayanan, terutama Frontliner, neces dan harum plus adem karena di ruangan ber-AC, di sini harus ikhlas dibakar matahari dan dicium-cium debu.

But anyway, it was fun and challenging!

“The real Mandirian Tangguh” biasanya saya gumamkan ini.

Comments

Popular posts from this blog

Home is My Favorite Word

  Salah satu kata favoritku dalam bahasa inggris adalah ‘home’ yang berarti rumah. Memang kata rumah dalam bahasa inggris bukan hanya ‘home’, ada ‘house’ juga. Yang menjadi pembeda, saat kita bilang ‘house’ maka artinya hanya sebatas ‘bangunan fisik’ yang kita tempati. Tidak lebih. Sedangkan saat kita bilang ‘home’ kita tidak hanya bicara tentang bangunan fisik, kita bicara tentang perasaan. ‘Home’ berarti perwujudan apapun yang membuat kita nyaman dan menemukan cinta. Maka itu bisa tempat, bangunan, atau bahkan orang. Selama kita merasa nyaman. Selama kita merasa aman. Selama kita merasa dicintai. Selama kita bisa menjadi diri kita sendiri tanpa khawatir dinilai. Selama kita bahagia. Maka tidak penting dalam bentuk apapun, itu adalah ‘home’. Ketika seseorang bilang ke kita “you are my home” atau “you feel like home to me”, bagiku itu adalah bentuk penghargaan tertinggi.

Review Jurnal Manajemen Strategi

Judul               : Analisis SWOT dalam Menentukan Strategi Pemasaran Sepeda Motor    pada PT. Samekarindo Indah di Samarinda Sumber            : eJournalAdministrasiBisnis 2013, 1 (1): 56-70                           ISSN 0000-0000, ejournal.adbisnis.fisip-unmul.org                           @copyright2013 Penulis             : Nur Afrilita T. Reviewer         : Fachran Nurdiansyah Arifin PENDAHULUAN             PT. Samekarindo Indah adalah perusahaan yang berg...

40 Days of Losing You

  Tugasmu telah usai, Nek. Setelah 26 tahun menjadi bagian dari perjalanan hidupku. Bagian yang akan terus hidup dan istimewa di dalam hatiku. Terima kasih. Terima kasih untuk setiap cinta dan pengorbananmu. Terima kasih untuk segala pelajaran hidup yang telah kau ajarkan; sabar, ikhlas, mencintai tanpa mengharap balas. Terima kasih untuk setiap apapun yang telah kau berikan untukku. Aku tidak pernah menyangka do’aku agar kau selalu diberi kesehatan dan umur panjang sekarang berganti dengan do’a agar kau tenang dan dihadiahkan surga. Aku tidak pernah mengira hal yang paling ku takutkan terjadi begitu cepat. Andai saja kematian bisa ditawar, Nek, aku ingin terus hidup bersamamu. Aku ingin kau tetap ada membersamai langkahku. Karena setelah ketiadaanmu hidup menjadi hambar dan segalanya menjadi abu-abu. Sekarang aku jadi mengerti, betapa beruntungnya orang-orang yang masih bisa melepas rindu dengan bertemu orang yang mereka rindukan. Meski hanya dengan melihat tanpa menyentuh. Meski ...